Tidak Lucu

Ini benar-benar tidak lucu. Setelah 2 kali ke dokter dalam kurun waktu
2 minggu, begitu obat habis hari Rabu, hari Kamis gejala-gejala aneh
itu muncul lagi. Pulang dari latihan nyanyi di studio Kamis malam,
badanku terasa amat lelah. Tapi karena memikirkan harus menyiapkan
materi sebelum 7.30 esok harinya, aku malah jadi sulit tidur. Ada suara
sedikit, terbangun. Titik-titik tertentu di tubuhku terasa
bengkak-bengkak dan sangat mengganggu posisi enak-ku. Belum juga jam 5
pagi, perutku memberontak. Ini apa-apaan sih…

Jam 6.15 aku minta diantar ke kantor. Kusiapkan materi presentasi, lalu
aku pulang. Tidur. Tidak sanggup aku menghadapi hari itu. Aku berjanji,
malam itu aku akan ke dokter yang lebih bisa dipercaya dan mencaritahu,
ONCE AND FOR ALL, apa gerangan yang terjadi pada tubuhku.

Malamnya aku ke RS Gandaria, tempatku dirawat tahun lalu. Aku bertemu
dokter umum dan menceritakan riwayat gejala-gejalaku 2 minggu
belakangan ini dan memberitahunya obat apa saja yang sudah kuminum. Dia
bilang liverku bengkak, jadi dia menyarankan untuk tes darah karena
ditakutkan penyakit yang membuatku dirawat tahun lalu itu kembali lagi.
Setelah menunggu satu jam, hasilnya cukup mengejutkan buat seorang
Lala: TYPHUS. Sialan! Dari mana bakteri sialan itu masuk ke tubuhku?
Huh! Dokter itu menyarankan aku dirawat malam itu juga, tapi aku
menawar. Kataku, “Saya harus nyanyi hari Minggu, Dok.” Untung dokternya
cukup pengertian (kalau tidak tertawa dalam hati). Dia membekaliku
dengan tiga kantong obat dan surat tes darah untuk hari Minggu. Kalau
pada hari Minggu itu tes darahku tidak menunjukkan perbaikan, maka
wajib dirawat setelah nyanyi. Mungkin dia tahu bahwa kalau aku tidak
dirawat di RS, kemungkinan terbesarnya aku tidak benar-benar istirahat
di tempat tidur (seperti sekarang ini, nyolong-nyolong nulis Multiply).
Sungguh tidak lucu…

Tapi memang benar cerita teman-teman yang pernah typhus. Badan lemas,
pinginnya tidur terus. Sakit kepala, sakit perut, mual, batuk-batuk.
Ih, menyebalkan sekali. Dan kalau tidak menjaga kesehatan dengan baik,
bisa ada relapse? Penyakit macam apa ini???

Besok aku AKAN bernyanyi, catat itu. Kutantang kau, wahai penyakit
sialan!!! Kau memang tidak lucu, tapi jika seluruh latihan 2 bulan
belakangan ini sia-sia, itu lebih tidak lucu lagi…

13 thoughts on “Tidak Lucu

  1. hihihihi… terima aja la… there's no such thing as coincidence… mungkin selama ini kerja terlalu keras, jadi olehNya dikasi alasan kuat untuk istirahat…

    Yang penting dari perawatan typhus adalah istirahatnya, that's for sure, selain tentunya dari obat2an yang dikasi pa (bu?) dokter, dan makan yang halus2 dulu… kl perlu strictly bubur…

    Bisa kembali lagi atau malah jadi carrier kalau gak dirawat, karena si bakteri tertinggal di usus dan gak akan bisa tuntas ilang… makanya kan hasi tes darahnya juga selalu paruh… 1/20, 1/40, 1/80/ 1/160, dst.

    Semoga sukses nyanyinya… take care, get well soon. =X

  2. Mbak, harus hati-hati benar dengan penyakit ini…..

    Memang tidak lucu, dan harus sangat serius ditangani…. Nggak nakut-nakutin karena pasti sudah sadar….. Saya sendiri kehilangan beberapa teman karena tipus ini…. for good tentunya….:((

  3. Banyak2 istirahat. dan yang terpenting………. kudu PUASA ciuman ama Viktor! Ini penyakit menular loh….. Alat2 makan juga kudu dipisah2in. Apalagi2 saling usap2an eh…. maksudnya suap2an bubur. Ciuman aja dilarang apalagi sepiring berdua.

    Banyak2 istirahat. Makan kudu yg lembut2. Coba minum Pocari Sweat setiap habis makan (minumnya dikit2 biar ngak dehidrasi). Kalau bosan makan bubur, bisa makan misoa asal bukan bakmi, bihun atau kwetiaw. Usahakan musuhan sementara ama yg namanya minyak goreng. Kukus, rebus dan SARING….. Cabe is a BIG NO NO!

    Ini pengalaman Mamih yg pernah sakit typhus ampe 5 kali seumur hidup. Saking seringnya sampe hapal apa yg boleh apa yg kagak. Jaga2 kesehatan yah…..

  4. Masih mending main di kubangan daripada main di kuburan. Entar disangka lagi ngejar kuntilanak lagi…….

    Anyway, kamu sendiri denger2 mau menikah. Kapan nih tepatnya? (mode: mengalihkan perhatian —- ON).

  5. Hehehe, baru kali ini gue denger orang marah2in penyakit..🙂 Ya kami doakan dari sini semoga lu cepet sembuh ya La.. Istirahat yang betul bu, supaya tubuh kuat melawan penyakit..

    (Coba kita hidup di dunia Kwe Ceng ya, kan enak bs transfer tenaga dalam spy cpt sembuh. Mana ditransfernya kayak dipijit lagi, ditotok2, mgkn itu awalnya ilmu Creambath… ya betul, gak nyambung.. )

  6. Dear All,

    Wah rameeee… Thank you ya buat doa kalian semua. Nyanyinya sukses (as I told you, nyanyi adalah salah satu “obat” buat gue…) setelah siangnya gue tes darah lagi dan hasilnya menunjukkan typhusnya menurun. Gue nggak perlu dirawat di RS (Thank God!), jadi tergeletak aja di tempat tidur atau sofa sambil ngabisin bacaan2 yang belom kesentuh selama ini. Tinggal perutnya yang masih gak karuan nih, jadi makanannya agak2 membosankan. Mudah2an minggu depan udah bisa balik ngantor dan beraktivitas seperti biasa.

    Untuk Fabee, sorry sis… Teleponku mati ya? Abis aku baru bangunnya siang banget, jadi HP-nya baru nyala siang2… Dan kalo kamu nelponnya dari nomor2 tak dikenal (kantor, misalnya), biasanya kucuekin. Abis kan males banget kalo ternyata telemarketing nawarin asuransi atau pinjaman… Hehehehe… :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s