(Bau) Kencur

Saking nggak PD dan senewen menjelang audisi Broadway Selasa kemarin di
Nine Muses, gue-Ibeth-Anthes-Jhony bawa bekal sebotol (Aqua) isi air
kencur. Bukan buat jampi2, tapi cerita yang beredar di ‘kalangan tukang
ngamen’ seperti kami, kencur dipercaya manjur menjernihkan suara yang,
misalnya, terganggu karena sedang sakit tenggorokan, dlsb. Botol ini
menemani kami hingga menit2 terakhir sebelum turun dari mobil MaMel,
dan air kencurnya hinggap di kerongkongan kami melalui satu gelas yang
sama.

Di Nine Muses, sudah tampak duduk beberapa peminat audisi. Kami pun
berkenalan dengan beberapa dari mereka, lalu menempati salah satu meja.
Beberapa saat kemudian, kami diminta mengisi lembar data pribadi dan
menyerahkan CV+foto yang sudah dipersiapkan. Sambil mengisi, sudah ada
cewek yang maju ke stage dan mulai menyanyikan “Memory” (Cats). “This
is it!” we thought, “It finally has begun.” Baru sebait dinyanyikan,
cewek itu sudah diminta berhenti dan sang penguji mengucapkan terima
kasih. Kami saling berpandangan, keheranan, karena cewek itu bahkan
belum menyanyikan 2 lagu wajib: “And All That Jazz” (Chicago) dan “One
Day I’ll Fly Away” (Moulin Rouge). Ada apa gerangan? Tepat saat itu,
seorang asisten penguji mampir ke meja kami untuk mengumpulkan berkas
isian, maka kami bertanya karena penasaran. Jawabnya, “Itu karena dia
belum siap. Nah, kalian siap nggak?” Pernyataan itu begitu menyadarkan
kami akan seriusnya audisi ini. Maka seperti kata Aladdin waktu
terjebak di Cave of Wonders, “Start panicking!”

Memang sudah takdir, sepertinya. Setelah satu lagi seorang cewek maju,
nama Anthes dipanggil. Temanku yang satu ini menyanyikan “Wilkommen”
(Cabaret) dan “And All That Jazz”–yang berarti sang penguji berkenan
mendengar hingga lagu kedua. Walaupun ada sedikit kesulitan dengan
pianis yang belum pernah memainkan lagu itu dan kunci yang sedikit
kerendahan, menurut gue Anthes berhasil menjadikan penampilannya
sebagai satu suguhan yang cukup menyegarkan dan lumayan mengendurkan
syaraf2 yang tegang. Setelah Anthes, giliran Jhony. Lagu yang
dibawakannya “Oh What A Beautiful Morning!” (Oklahoma) dan “And All
That Jazz”. Masih dengan masalah pianis yang mungkin belum pernah
dengar lagu pertama, Jhony terpaksa hanya menyanyikan 4 kalimat
terakhir dari lagu itu. Tapi tetep aja, suaranya (tanpa kencur
sekalipun) emang bagus. Hehehe… Berikutnya Ibeth. Ibu yang satu ini
lagi kehabisan suara, makanya dia ini yang bela2in bikin kencur
sebotol. Ibeth mulai dengan menyanyikan “One Day I’ll Fly Away”; sebuah
pilihan yang buat gue pribadi agak2 mengerikan karena nggak didukung
full orchestra seperti di film aslinya. Tapi menurut gue dari sekian
peserta yang berani menyanyikan lagu ini, rasanya cuma Ibeth yang masih
terasa emosinya. Lagu keduanya, “Memory”, setelah audisi malam itu
selesai terus menjadi guyonan kami. Nggak lain dan nggak bukan karena
suaranya yang habis, Ibeth mengambil nada rendah dari lagu itu. Jadi
kami yang sudah terbiasa mendengar suara melengkingnya, cukup terkejut
ketika kata “Midnight…” keluar dalam suara alto. Hehehe… Tapi
pengujinya gak tau ini, kan? Heheh. And then it was finally my turn.
Lagu pertama yang gue nyanyikan adalah “On My Own” (Les Miserables).
Pengujinya berbaik hati membiarkan gue bernyanyi hingga bait kedua,
sementara mata gue sibuk mencari pengalih perhatian dari tatapan para
penguji (sialnya, maksud hati melihat ke atas untuk menghindar, tapi
ternyata banyak pengunjung club yang sedang bersantap balas memandangi
gue!). Lagu berikutnya gue pilih “And All That Jazz!”. Setelah selesai
rasanya baru deh gak ada beban lagi…

Then we spent the rest of the evening nontonin peserta2 lain. Terlepas
dari kualitas suara, gue amazed juga ngeliat kuantitas penggemar musik
Broadway. Yah, jelas pesertanya nggak sebanyak audisi Indonesian Idol
atau AFI sih, paling cuma 15-20 orang. But still, I never expected that
much. Di akhir audisi, seorang cewek berhasil membuat kuping kami
berempat menegak karena suaranya mirip sekali dengan Puni, adek gue,
yang hari itu tidak jadi ikutan audisi (padahal rencananya mau nyanyi
“Don’t Cry For Me Argentina” (Evita) tuh). Huhuw…

Malam itu setelah audisi, kami melepaskan ketegangan sejenak dengan
makan malam bersama di Plaza Semanggi. Kencur sudah digantikan Iced
Lemon Tea (dengan sedikit es), tapi kebersamaan masih tersisa. Dan pagi
ini, waktu gue liat nama Anthes menghiasi daftar peserta yang terpilih
untuk pertunjukan Broadway bulan Juni nanti, I coudn’t be more happier
and grateful that God had answered his prayers! Tuh Thes, bener kan,
kata Jhony (jangan mikirin udah gagal berapa kalinya, tapi pikirin
masih ada berapa kesempatan lagi yang bisa loe dapet) dan Ibeth (Thomas
Alva Edison juga gagalnya berkali2 dulu sebelum berhasil). Justru dari
sekian banyak kegagalan itu loe semakin terasah dan semakin ‘dewasa’.
Terbukti kan sekarang, Anthes udah nggak bau kencur lagi!

Congrats, Bro!

9 thoughts on “(Bau) Kencur

  1. ini yg buat Jakarta Broadway Singers ya, La?

    Btw, gue lagi coba inget2 waktu SD loe sering nyanyi apa ngga? Yah, pastinya lebih banyak dari teman kita yg sekarang penyanyi (punya album lagi!) dan juga promotor musik itu… he he he

  2. Bukan buat JBS, walaupun banyak juga anak2 JBS kmaren. Kayaknya sih buat Institut Musik Daya.

    Sejak kelas 1 SD tampang dan suara gue udah menghiasi 'koor' (jaman dulu kan ngomongnya gitu) TM, Yash. Maybe you didn't notice. Hahahaha… Bareng sama Glenn (ngomong2, salah satu yang keterima audisi juga adalah backing vocalnya temen kita itu) waktu itu ikutan kompetisi se-Jakarta gitu deh, gue lupa namanya apa. Dia nyanyi solo, gue ikutan di paduan suaranya bareng Sarah, Dessy, Benno, dll.

  3. Stuju KangBayu. Nah, gitu mestinya kalo mikir: positive thinking selalu. Btw, ada tawaran audisi lagi untuk opera/classic, tapi BESOK. Gubrak! Konsen buat tanggal 4 dulu ajah deh… Hehehe… Audisinya gak setaun sekali kok Bay, jadi selama ada kesempatan, “I'll keep on fighting till the end” (dinyanyikan dengan suara Freddy Mercury). Ayo ikutan juga dong!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s