Salah Sasaran

Kemarin gue lagi belanja bareng temen gue Gita di Hero Pasaraya Blok M sepulang kantor. Ketika sedang mencari shampoo untuk Victor di antara deretan produk, seorang wanita dengan keranjang belanja di tangannya menghampiri dengan senyum merekah, seakan-akan mengenal gue. Butuh waktu sepersekian detik untuk gue meyakinkan diri bahwa dia bukan kenalan gue. Tapi toh dia tetap tersenyum dan berhenti tepat di depan gue sambil menyodorkan selembar kertas A4 dilipat 4 dalam bungkus plastik bening. Hipnotis gaya barukah? Untung gue sadar kalo gue sadar-sesadar-sadarnya. Eniwei, wanita itu berkata: “Ini untuk dibaca di rumah ya Mbak.”

Gue menerima kertas itu masih sambil keheranan sementara si wanita bergegas pergi. Ketika kertas itu gue balik, tampaklah beberapa foto before dan after orang-orang kegemukan. Ya ampun, ternyata si wanita itu menjual produk diet! Sebelum si wanita sempat menghilang di tikungan rak, gue berseru: “Saya hamil Mbak, bukan gemuk,” walaupun fakta sebenarnya gue gemuk dan sedang hamil. Tapi tetep aja, kali ini fakta bahwa gue hamil lebih penting.

Anehnya si wanita itu kemudian seperti raib ditelan bumi. Apakah dia khusus masuk ke Hero menyamar sebagai pembelanja untuk membuntuti orang2 gemuk (dan hamil) seperti gue? Hmm, mungkin perusahaan tempatnya bekerja harus membuat satu training lagi: Bagaimana membedakan orang gemuk dan orang hamil.

3 thoughts on “Salah Sasaran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s