Random Weekend

Mungkin ini bukan weekend ter-random (excuse my language) yang pernah gue alami, apalagi dengan reputasi sebagai “si kaki gatal”. Tapi biarlah, lumayan buat selingan sebelum mulai menulis another wedding book…

Sabtu, 16 Juni 2007
Freya turned 8 months! Apa yang sudah bisa dilakukannya (seperti yang biasa ditanyakan orang2)? Hmm, let’s see… Dia udah makan tim saring, tapi masih suka muntah karena giginya belum tumbuh jadi buat dia agak susah nelennya (yeah, she got it from me, yang gak bisa nelen pil sampe akhirnya terpaksa dan jadi bisa di tahun 2003). Tapi waktu gue suapin mulai kerasa ada sesuatu yang keras menyentuh ujung sendoknya. So, we’ll see about those teeth in a couple more days. Dia juga udah merangkak, duduk sendiri, berdiri sambil pegangan, dan main sambil ngomong sendiri (ngomong bukan seperti Sinchan ya). Kalo dimandiin udah mulai duduk tenang walaupun setiap kali mukanya diguyur, tangan kanannya langsung menggapai2 mencari baju gue untuk dicengkeram. Minum susunya agak susah… Dia udah tau bedanya susu sama air bahkan sebelum dot masuk ke mulutnya. Kalo disuruh minum susu, mulut dikunci rapat2 trus melengos ke arah lain. Teori kita sih dia takut disuruh tidur! Anak yang aneh (atau mungkin terlalu pintar, bikin teori sendiri). But what’s so cool about this month is, Freya udah bisa tepuk tangan. Kalo kita tepuk tangan, dia ikut… Kalo denger certain music di TV dia tepuk tangan juga. Beberapa kali gue bilang “tepuk tangan”, dia juga tepuk tangan… But I doubt that yang terakhir itu dia beneran ngerti. Hehehe…

Setelah mandi gue ke Subur di ujung jalan untuk ngeprint beberapa bab dari buku Tante gue yang gue ketikin (dan setengah ngedit). 99 halaman ternyata banyak ya, itu juga belom ada 1/4 bukunya… Sehari sebelumnya gue sempet nelpon Subur, katanya kalo ngeprint A4 BW harganya Rp 250,- selembar dan Rp 500,- bolak balik. Eh taunya di sana baru tau bahwa itu hanya berlaku KALO ngeprintnya di atas 100 lembar. Yaelah, nanggung banget sih… Tapi mereka baik juga, akhirnya gue di-charge 101 lembar, jadi dapet harga Rp 250,- per lembar. Pas sampe rumah gue itung2 lagi, lho ternyata sebenernya gue ngeprint 102 lembar! Hihihihi… Jadi gue yang ngutang deh…

Sorenya gue ada date sama suami. Ngedate-nya nggak kreatif, yaitu nonton Shrek di bioskop tempat dia kerja. Tapi lumayanlah, memakai fasilitas Buy 1 Get 1 dari HSBC… bukan punya kita, tapi temennya… Hihihi… Koncudu (baca: pelit) berat. Anyway, what I like about waiting for the movie to start there is that I have plenty activities to do. My favorite is to sit down on one of those DigitalBeats stools and listen to the collections. Walaupun gak selalu beli (gue pernah beli lho, jadi gue gak pelit2 amat… hihihi.. paan sih gak penting!), guaranteed you’ll have a good time there. Tau2 udah waktunya masuk, aja… Filmnya sendiri seperti biasa hilarious (no spoiler, thank me).

Sesudah nonton kita sempet mampir ke BlitzGameSphere yang baru buka… Waktu itu lagi 3 hari free trial main Xbox. Gue sih gak terlalu doyan main game, tapi jadi keinget adek gue dan Ronny… Hmm… Kalo gue kerja di Blitz, mungkin gue bikin satu ruangan lain untuk karaoke! Hihihi… Nggak usah sewa jam2an gitu, tapi dibikin singing booth kayak yang waktu itu di MTV (Clear apaaa gitu…). Eh, saran gratis deh… *buru2 tutup mulut*

Abis itu kita jalan2 menyusuri Seibu yang masih sepi… Tujuan pertama ke KidStation. Dan menyenangkan sekali, ternyata sekarang ada Carter’s di situ (maap, ini topik ibu2)! Nanti kalo Freya 9 bulan I promise myself to buy her 1 of the nice things there, the rest yah kembali ke Matahari… Hihihi…

Stopped by Krispy Kreme to buy half a dozen. Yummm…

Perburuan berikutnya adalah cari makan. Setelah Sabang dan Cokroaminoto dicoret dari daftar (STD banget hehehe), meluncurlah kita ke daerah Gajah Mada – Hayam Wuruk dan berbelok ke Mangga Besar. Waaa, makanan semuaaaa… Akhirnya gue makan nasi hainam dan Victor nasi campur. Lupa nama tempatnya apa, abis udah keliling2 pusing dan udah malem jadi begitu liat ada ayam menggantung2 di situlah kita makan.😀

Sampe rumah Freya udah pake baju tidur… Hihihi kasian anak yang lagi ulang bulan malah ditinggal seharian. Tapi tetep aja ini anak tidurnya malem. *sigh*

Minggu, 17 Juni 2007
Setelah mandiin Freya dan makan siang, gue berangkat ke Dunkin Donuts Mal Ambasador untuk ketemuan beberapa temen C-Choir. Dari sana kita mau berangkat bareng ke Goethe Institute untuk nonton mid-year concert-nya Jakarta Children & Youth Choir. Konser ini gratis tapi hanya untuk anggota choir, dan beruntunglah kita dapet tempat untuk nonton. Salah satu dari begitu banyak peraturan mereka adalah kita harus pake baju seragam choir kita. Halah, bayangin aja sendiri kayak apa… Jadi kita akhirnya pake kemeja putih aja sama jeans, yang penting seragam deh… Gelinya ternyata siang itu di Mal Ambasador banyak banget orang yang pake “seragam” kita itu. Hihihi…

Di Goethe, rombongan C-Choir masuk belakangan. Yah seperti biasa deh, kami ini orang2 dewasa yang justru susah diatur. Sementara choir2 lainnya, yang notabene adalah choir anak2 (hihihi) malah datengnya udah dari kapan tau… Masuknya baris lho bo! Well anyway, tapi konser ini patut diacungi jempol untuk 2 hal: MUSIKALITAS & PROFESIONALITAS (bahasan lain kali kalo lagi mood).

Selesai konser gue nebeng ke Ayam Tulang Lunak Hayam Wuruk di Jl. Sunda (nyusahin ya). Nyokap dan Freya jemput ke situ, lalu kita ke Percetakan Negara nengok bokap yang siang tadi dioperasi katarak mata kirinya. Yang pasien siapa, yang tidur siapa (baca: Freya lho, bukan gue). Tapi yang pasti tempat tidur bokap malah dipake Freya tidur dan main. Sementara itu Victor nyusul, dan kita sempet ke Warung Ikan Bakar (yang dulunya dikelola sama nyokapnya Victor, sekarang sama Oom Yoppy) untuk memenuhi ngidamnya si pesakit. Duh, setelah makan kayaknya kurang banyak tuh ikannya… :p~

Setelah makan malam, gantian Freya yang makan malam. Dan abis itu pulang deh. Bokap masih nginep semalem lagi di sana karena paginya mesti ke dokter lagi untuk dicek (ini konsekuensi jadi pasien sodara sendiri… hihihi).

Malam diakhiri dengan sepotong Blueberry Cheesecake dari The Seven Grain dan sesesap red wine courtesy of Victor. And what do you know, ternyata waktu Victor mendekatkan gelas wine ke hidungnya Freya, dia trus buka mulut minta minum. Bener2 deh, anak salah asuhan!

The End.

9 thoughts on “Random Weekend

  1. Wuahh La, kalo emang begitu Freya bahagia deh tinggal di rumah gw. Secara Øyvin selalu punya persediaan 3 liters- box wine gitu di rumah😛 Hmmm.. Freya pintar sekali ternyata yaa, susu ga suka, tapi wine mau … hihihihihi

  2. GUBRAGGGGG😀😀😀😀
    mungkin karna namanya diambil dari dewi viking, jadinya doyan anggur? (jauh yak)

    salam happy ulang bulan buat Freya yaaa…and Pa2 udh bisa ngeliat normal lagi kah? hehehe, seru skali🙂

  3. Freyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…welcome to the club sweetheart…*the wine lovers..or wine drinkers ya???* hahahahahahah..jangan lupa la freya ada darah binyo bukan? hihihii (apa coba hubungannya)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s