Gunung Meletus di Pagi Hari

Hhhh… kejadian deh yang terburuk yang gue bayangkan… Salah juga sih, kenapa pake dibayangin… udah tau visualizing = creating. Yah tapi emang perasaan gak tenang dari tadi malem and believe it or not sampe jam 4 gue gak bisa tidur, gigi sakit, pertanda something’s reeeeaally bothering me.

Dan pagi ini karena suatu hal yang sudah gue prediksi, akhirnya gue “meletus” juga (belum meledak sebenarnya… you haven’t seen my wrath). Maafkan teman2, tapi saya tidak bisa diam saja. That’s just not my nature. Dan ironisnya mungkin karena gue nggak bisa diam itulah maka inisiatif gue disalahartikan.

Ya sudah, mungkin memang begitu jalannya. Singing is my life, and resigning from something so close to my heart makes my world crumble… Time to move on…

18 thoughts on “Gunung Meletus di Pagi Hari

  1. Debbie sayaaaang, maukupun begitu… We'll see yaaa. Meanwhile loe boleh kok hipnotis gue… Atau mungkin bukan gue kali ya yang butuh hipnotis? *wink-wink* Becanda deng, sorry…

    I will always support you guys dalam bentuk apa pun. Gila aja, masa udah bela2in bikin partitur di sela2 deadline, nyanyi saat hamil, dll, trus gue ngabur begitu aja… Nggaklah, my heart is still with you guys, tapi mungkin anonymous aja ya…๐Ÿ™‚

  2. walopun gue cuma bisa liat dari tulisan, but i have to say i agree with what you did. i think you're right, maybe it's time for you and C-Choir to go on your own ways (for now, at least). i know lo punya niat baik, dan C-Choir juga, but you just can't do good things the same way for now๐Ÿ™‚

    dukh, kyak org putus pacaran aja deh omongannya!!๐Ÿ˜€
    viva C-Choir & viva (Mbak) Laras!๐Ÿ˜‰

  3. La, kalo dr yg gw denger .. sepertinya dirimu jadi korban emosi yang tidak bisa tertumpahkan di tempat lain. Semoga bisa diselesein tanpa lo harus meninggalkan C Cchoir tercinta.. masa' krn satu org yg emosi segenap C choir harus kehilangan diri mu seeh.. jangan doongg๐Ÿ™‚

  4. Kayaknya ini quote of the day nih, say… Hehehehe…
    Yah whatever the reason, mungkin outputnya itu ya yang sampe sekarang masih membekas. I hate hating people, God knows… Dan gue sedang berusaha berdamai setidaknya dengan diri sendiri. Forgive & forget takes longer than theory. Hehehe…

    Speaking of theories, theoretically speaking, I'm still available and reachable by all C-Choir members (yah tentunya yang mau “menjangkau” gue… halah istilahnyaaa). And of course, I'm willing to help!

    Tapi karena sepertinya beliau tidak menghargai keberadaan, kesediaan, dan anything coming from me, dan gue juga gak akan bisa kerjasama dengan orang semacam itu dalam sebuah organisasi, for the sake of the concert I chose to resign. Like it or not she's the key person in this project.

    Gue ngerti bahwa gue dibutuhkan di C-Choir and it broke my heart, really. We'll see about me leaving C-Choir. But concert, definitely.

  5. me ? I have this feeling long time ago sih … I confessed that I don't have the same way of thinking and feeling again with the choir … sorry ya girls if I never share this before … but you know now .. if you read this post :)) Mbak Lala and Dini, kapan nginul?๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s