Belum Waktuku

Mataku terpejam, tapi ku tak terlelap.
Denyutku berpacu, gemanya mengisi tiap ronggaku.
Aku nyaris hilang sadar, tapi tidak wajar.
Sekelebat kubertanya, inikah waktuku?
Kusebut nama Tuhanku, kusiapkan diriku.
Namun nafas teman tidurku membangunkan aku.
Sadarku berkata aku masih ada.
Belum waktuku untuk pergi.
Tidak sebelum kugenapi rencana-Nya.
Kugenggam denyutku, kutaklukkan iramanya.
Mataku kan terpejam, dan kali ini ku kan terlelap.

Tempat tidur, 14 September 2005, 02:20:58 a.m.

© 2005 kLeiNebeeR

5 thoughts on “Belum Waktuku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s