Those High School Days

Popular Kid
In high school, everyone knew your name – even if you didn’t know theirs.

In fact, your still skating by on your looks and charm. Nothing wrong with that!

Who Were You In High School?


Sumpah hasil tes ini aneh banget… Yah namanya juga tes singkat, mau dijawab sejujur2nya juga nggak cukup akurat untuk menceritakan keadaan sesungguhnya.

Untuk memperpanjang topik gak penting di sore hari ini, gue sok2 bernostalgia sama masa2 SMA gue yang sumpah (lagi) bukan masa2 terindah seperti orang2 lain. Terutama karena ada seseorang yang dengan sukses bikin gosip bahwa dia pacaran sama gue… Gak asik banget deh. Bukan berarti gue khawatir dengan posisi gue di bursa… hihihi… Tapi “dituduh” melakukan sesuatu yang nggak pernah loe lakukan, period, itu menyebalkan sekali… especially karena seseorang ini bukan orang yang jauh (emang temen main) dan itu berlangsung sampe lulus bahkan nyaris berlanjut saat kuliah. Ih, males beneerrr…

Cuma dari satu “kasus” itu aja udah bikin idup gue di SMA sengsara. Mbonceng motor cowok lain, trus gue didiemin… Cemburu kali ceritanya… Plis deh… Gue paling males sama cowok model begini… Semakin dia menunjukkan kecengengannya ya semakin jauh deh nilai loe melorot di mata gue… Mending kalo cuma sampe situ masalahnya… Ini ngediemin gue tapi berharap gue ngerti apa “salah gue”. Hey, whoyouwhome? Hihihi… Trus beberapa saat kemudian bakal bisa diprediksi salah satu temen cowoknya bakalan nyamperin gue ngejelasin dan minta gue baikan… What kind of life was that?!

Ditambah dengan fakta bahwa gue tipe orang yang kalo sekolah ya sekolah, main ya main, membuat gue nggak pernah punya kesempatan untuk menjernihkan gosip itu. Partly mungkin karena gue juga ngerasa males ngejelasin sesuatu yang gak penting banget to the whole darn school… that, before gue tau bahwa gosip itu nggak cuma temen2 seangkatan gue yang kemakan tapi multi-angkatan. Iiiiiiiiiihhhhhhhhhh… Kok ada sih cowok model beginiiii…

Untungnya gue punya temen di luar sekolah yang tau orang itu dan tau bahwa gue nggak bakalan tertarik sama cowok model begitu. Sampe2 suatu hari gue pernah bilang ke dia, “Kalo suatu hari gue tiba2 jatuh cinta sama ni cowok, loe mesti nyadarin gue ya soalnya gue yakin itu pasti guna2” Hahahaha… (Dan nggak, itu gak pernah kejadian… Gue jatuh cinta ke dia, maksudnya… Kalau soal dia guna2 gue sih gak tau yaaa).

Akhirnya di penghujung tahun terakhir SMA, berhasil juga gue menyusupkan kebenaran2 tentang status gue (mending ngaku jomblo deh daripada menurunkan standard trus pacaran sama tu cowok hahahaha) ke orang2 yang kebetulan jadi came in close contact dengan gue waktu ngerjain yearbook (yeah, I’m more that type). Mungkin cuma di bagian itu hidup gue di SMA rada mendingan… That, and those frequent trips to Amigos (happy hour beli se-pitcher Blue Heaven cuma 30ribu, patungan pula). Kekekekek…

So, yeah, on second thought, I was quite popular gara2 gosip sember itu… But in the end, lumayanlaaah, foto gue menghiasi beberapa lembar yearbook dan cukup diingat atas jasa2nya membuat yearbook yang (waktu itu) desainnya merupakan lompatan besar dibanding tahun2 sebelumnya (sekarang sih kalo diliat lagi perasaan busuk banget, bahkan kalo bisa pingin gue re-make).

Still, not my favorite time here on earth.

10 thoughts on “Those High School Days

  1. yang paling gw inget jaman smu, ya camping sama temen2 gw😀
    tiap liburan panjang, camping, ada tambahan libur sehari di akhir pekan.. camping lagi.. hihihi.

    kl yang ga menyenangkan, itu adalah saat gw kelas tiga, dan catur wulan terakhir, di mana guru bahasa inggris gw dengan siriknya ngasih gw nilai 7. gara2 gw ga mau dikirim ikutan lomba pidato dan gw ketauan bantuin temen gw pas ulangan :))

  2. hear, hear.
    mungkin ada kutukan di SMA itu buat kita berdua, at least mine was (in my opinion) a bit worse than yours :p
    intinya sih mungkin sama, somebody said some things about me to other people, things that weren't supposed to be told to other people. in this case, it wasn't a rumour, it was originally the truth, but you know how it goes with these things..people like to add some things to make it more juicy & and in the end everyone (sama kyak lo, ga cuma seangkatan gue doang) thought wrong things of me. it had a nice effect. nobody would want to be seen talking to me or being nice to me. at least nobody who cares about this kind of s**t.

    the positive thing from all this was that i was able to see who my true friends were (as always tohhh??). they stayed by my side the whole high school years & beyond.
    and 5 years later, i found out that the person who started to tell those things about me to other people actually became exactly like what she told people of me (the exaggerated version, not the original “truth”)..nothing felt better than that!! karma is reaaaaal sweet😉

    to this date, i like to refer to my high school years as “those dark times”…*thinks deeply*
    bahkan spertinya masa2 skolah gue satu pun ga ada yg bahagia, kecuali jaman sd :)) kasian amat sih gue..well, glad i'm out of those weird phases at least!

    btw, i took the same test and my result was “brainy kid” (in other words: geek). figures :p

  3. Speaking of camping, di SMA gue itu tiap taun ada jambore. Waktu kelas 1 wajib ikut, tahun2 berikutnya optional (kecuali loe hobby ngerjain/ngecengin adek kelas… hahaha). Sebenernya pengalamannya lumayan, kecuali fakta bahwa most of the time maag gue kambuh gara2 makan nggak beres (masak indomie doang) dan dingin banget (di lereng gunung Merapi). So it wasn't the highlight of the “era” either… :p

    Untunglah guru bahasa Inggris gue murah hati walaupun “menuduh” yang ngasih nama gue (baca: bokap) pasti dalang (berhubung nama gue Jawa banget… hihihi).

  4. Anehnya, I thought sekolah yang 75% populasinya adalah COWOK mestinya nggak doyan bergosip dong… Jadi buat para cowok di luar sana yang ngakunya nggak peduli gosip dengan “argumen” itu makanan cewek, gue gak percaya sama kalian… Hahahaha…

    Btw kayaknya result gue yang cocok mungkin “Weird Kid”, if there's any… :p

  5. Inget SMA, jadi inget jaman2 yang menurutku cukup “gila”. Geng aku lagi suka ma cowo, sampe dibela2in beberapa kali sore (kalimat yang aneh) buat kekompleknya, truss… ngintip dia lagi main voli. Norak banget deh kalo inget waktu itu :p.

  6. Hihihi De… Aku jadi malu karena kayaknya aku puber kecepetan… Masa gila kayak gini justru aku alami di SMP. Ngecengin anak2 SMA sampe akhirnya jendela kelas2 SMP ditutup separo pake tripleks (supaya nggak bisa ngeliat keluar) gara2 kita. :)) Lebih parahnya lagi tuh kita punya 'mata2' (atau kakitangan ya hehehe) temen yang ibunya kerja di admin SMA… Jadi kita punya akses informasi lengkap ttg kecengan2 kita… Wakakakak… Ih mengerikan banget kalo dipikir2… :p

  7. Jangan salah mbak Lala .. secara sodaraku cowok semua .. aku jd tau .. klo tiap temen2 kakakku dtg kerumah … mereka bergosip juga lho … dan gosipnya lebih parah dr ce :)) fisik banget deh pokoknya😀 Maklum, dulu suka iseng2 nimbrung pas masih kecil, jd tau deh belang mrk :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s