A Done Deed, Indeed

Sebenernya badan masih berasa gak keruan, masih nagih tidur karena bergadang berhari2 dan pegel berat. Tapi kalo kelamaan nggak ditulis basi juga…

Jadi akhirnya Sabtu kmaren “tunai” sudah pelaksanaan konser Timun Mas. Lega… tapi karena pada dasarnya gue orang yang agak sulit terbawa suasana euphoria (perhatiin aja kalo ada yang ngeluarin kamera dan ngajak foto bareng mungkin gue orang terakhir yang masuk ke frame… hehehe), begitu otak mulai bisa ‘berfungsi’ keesokan harinya the first thing I discussed with my hubby was the performance.

Gue gak akan tulis di sini hasilnya, itu bahan pembicaraan di rapat post-production. Tapi intinya kita masih bisa berbuat jauh lebih baik daripada kemarin dengan persiapan yang lebih matang… alias masih banyak PR untuk konser berikutnya (yang menurut gue pribadi harus dimulai sejak sekarang).

Yeah, yeah, untuk urusan ini gue emang orangnya ‘gak asik’. Hehehehe… Maaf ya teman2 yang sempat gue galakin waktu Gladi Kotor karena kurang serius… Mudah2an kalian mengerti maksud gue pada saat itu… karena ternyata memang itu latihan terakhir kita!

Now that the curtains are closed and the lights are off, jangan langsung ngabur entah ke mana.  Jangan lupa bahwa the whole reason we did this is for those in need (baca: Panti Asuhan Bersinar) dan mereka masih menunggu kita!

4 thoughts on “A Done Deed, Indeed

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s