Rants Rants [Re]Solutions #1

Rant
Udah 2 bulan terakhir ini kayanya grafik semangat terhadap kerjaan gue semakin menurun. Tadinya gue pikir itu kejenuhan temporer aja, tapi kok berlanjut terus… Ya memang sebagai manusia gue cenderung pembosan, dalam arti I need to be creatively challenged all the time. Sementara, pekerjaan gue yang sekarang ini, walaupun cocok banget sama profil dan kebutuhan gue saat ini, tantangannya gak gede2 amat. Awalnya sih memang masih besar karena gue emang baru terjun ke dunia itu dan I had to grasp everything in such a short time. But after that, ya jadi begini2 aja…

Sekarang masalahnya, penghasilan dari kerjaan ini lumayan buat nyumbang keuangan keluarga… sehingga waktu gue utarakan bahwa gue udah bosen di sini dan mendingan gue balik nerjemahin fulltime aja (dengan result yang sama juga sebenernya kalo dari segi penghasilan per bulan, malah kadang2 slightly lebih) kayanya responnya gak begitu baik.šŸ˜¦ Mungkin juga karena kalo jadi penerjemah yang deadline-nya longgar ditakutkan gue gak bisa disiplin dengan diri sendiri dan hasilnya adalah gue gak bisa ngejar target penghasilan yang sama. Tapi gimana dooong, masa gue bertahan kerja di kerjaan yang buat gue udah gak challenging untuk alasan2 dari orang lain (karena kalo gue disuruh memutuskan saat ini sih gue milih keluar aja…)?

[Re]Solution
Sepertinya ini adalah saat yang tepat untuk analisa SWOT terhadap diri sendiri. Tapi kayanya kepala gue saat ini lagi ruwet jadi gue tulis aja di sini dengan harapan ada pencerahan2 dari teman2 yang ikut membaca.šŸ™‚

Untuk mengawalinya, tujuan ‘kita’ adalah menemukan jenis pekerjaan yang tepat dengan profil dan kondisi gue:

  • Saat ini gue adalah ibu dari anak 14 bulan yang belum nemu pengasuh sehingga faktor bisa dikerjakan dari rumah itu penting banget… atau kalau gue harus secara fisik berada di kantor tersebut, penghasilannya harus sedemikian sehingga setelah dikurangi gaji pengasuh profesional masih layak dibawa pulang sebagai kontribusi.
  • Aslinya gue sarjana seni rupa dengan major desain komunikasi visual (desain grafis) dan sejak lulus (1998) sampe tahun lalu (2006) itu adalah bidang yang gue geluti. Bukan cuma mendesain tapi juga me-manage perusahaan yang bergerak di bidang tsb. Terus terang secara fisik dan emosi bidang ini sangat menguras energi sehingga akhirnya gue memutuskan untuk mundur sementara sampai kira2 anak gue udah bisa ditinggal untuk gue kerja long hours.
  • Gue juga punya Certificate in Advanced English dari Cambridge hasil penggemblengan bertahun2 (sejak SMP) yang sayang kalo dianggurin, makanya gue bisa merambah ke pekerjaan2 berbasis Bahasa Inggris dan menulis. Saat ini gue kerja sebagai penulis di perusahaan wedding photography (spesifik banget kalo gak mau dibilang niche market), tapi ‘karir’ menerjemahkan dan tulis-menulis ini sebenernya sama panjangnya sama ‘karir’ gue di desain. Setengahnya karena gue selalu punya sidejob (nerjemahin annual report dkk, nerjemahin buku2 fiksi buat perusahaan penerbit, nulis script untuk beberapa sitcom) dan setengahnya karena talenta yang satu itu sering dipergunakan tanpa dibayar untuk melengkapi desain gue sendiri. Hehehe…

My resume might look impressive because of all the above facts, tapi masalahnya karena gue sendiri gak pernah punya ambisi untuk punya karir (I mean, gue lebih suka memandang pekerjaan sebagai kendaraan gue menikmati what this world has to offer), hasil karya gue berserakan di mana2 tanpa pernah gue susun jadi satu portfolio. So I guess compiling my portfolio is my number one resolution for 2008. Setuju gak?

Meanwhile, mau dong dikasih masukan (sukur2 tawaran bekerja sama hahahaha) kerjaan apa yang bisa menjawab masalah gue ya? Tapi yang realistis ya, bukan utopis (kalo yang ini mah udah banyak di kepala gue… hehehe). Thank youuu…šŸ˜‰

12 thoughts on “Rants Rants [Re]Solutions #1

  1. La, bikin skenario lagi dong,…mungkin sudah waktunya memberanikan diri untuk film layar lebar..mumpung banyak PH bagus dan berkembang dan jangan di teve lagi yang produsernya cuma kejar tayang!! Kayaknya bagus deh untuk dicoba!! Kalau perlu kontak orang2 PH PM gue aja.. mungkin gue bisa kasih referensi..

  2. jadi guru/daycare worker? *v* (ini yg realistis)

    option lain (yg rada utopis mungkin?): ke Finland trus kerja jadi cleaner, ga butuh bhs Finland & gajinya bisa sampe 2000an euro per bulan, hwahwahwahwa!šŸ˜€

  3. Yang realistis sebenernya OK, tapi gue pikir dengan cepat gue akan merasa bosan kembali. Hahaha…

    Soal yang utopis, sebenernya gak terlalu utopis cuma persiapannya harus lebih matang aja… Makanya gue mau nyusun portfolio dulu supaya setelah jadi cleaning lady gue bisa kerja yang sesuai dengan hati gue… :p :p :p

  4. Halah, pekerjaan apa dong yang gak bikin bossseeennnn???? Sepertinya gak ada tuh, pasti sooner or later we'll become bored with anything we do day in day out. Kecuali MUNGKIN kalau pekerjaan KREATIF, selalu mencipta hal baru (tapi trus stress….) – sounds familiar…..

  5. With all due respect, guys… this entry is supposed to be serious. I seriously need to know if there are possibilities I overlooked all these times. So if you can't help me with that, please don't add unnecessary comments. Thanks.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s