First Day of Freedom

Walaupun masih ada remah-remah yang harus disapu bersih, hari ini secara resmi Hari Merdeka gue diproklamirkan.

Pagi-pagi setelah bikinin sarapan untuk Freya, nangkring di depan notebook untuk ngecek email.  Tumben gue disapa duluan sama seorang teman yang pastinya udah memulai harinya lebih awal daripada gue, walaupun cuma untuk ngobrol absurd seperti biasa.  Hehehe…

Dompet gue kosong melompong, walaupun gue cek klikbca gaji terakhir gue udah nambahin saldo terakhir gue yang tinggal 22ribu sejak Selasa lalu.  Mengais-ngais tempat Victor biasa menumpahkan isi kantong celananya di rak, berharap dapet recehan buat beli Indomie.  Lumayan, berhasil makan Indomie goreng 2 bungkus pake telor.

Nongkrong di kamar mandi, sempet baca koran.  Katanya elpiji 12 kg mulai langka dan harganya melambung.  Mestinya sih ikutan pusing, tapi gue gak mau merusak hari ini dengan pikiran sengsara.

Mandi, lalu kembali nongkrong di depan notebook: menyapu remah-remah terakhir.  Biar asik sambil dengerin LaunchCast di YM.  Setelah beberapa kali pindah channel, akhir-akhir ini gue lagi seneng dengerin Big Hits of the ’90s: R.E.M., Lenny Kravitz, Garbage, Jars of Clay… yah jaman lagu-lagu masih enak to sing along to… dan kalo dipikir2 emang era-nya gue growing up.  1990 gue kelas 2 SMP sementara 1999 gue udah lulus kuliah setahun dan mendirikan C+.  Bisa dibilang lagu2 di era ini adalah the soundtrack of my life. 

Berhasil juga menyapu remah-remah itu sampai lantainya kinclong.  Sementara Freya lagi makan siang sambil nonton “menyii” alias “Handy Manny” di TV.  Kali ini ada krisis makan siang karena seperti tadi pagi isi dompet gue juga belom berubah.  Untunglah di kulkas ada sepotong daging tenggiri steak punya Victor dan brokoli punya Freya.  Lumayan juga buat makan siang.

Akhirnya hari ini sempet nggantiin popok Freya 2 kali.  Dan baru sempet liat bahwa pensil warna gue ada di tempat2 aneh di kamar gue… Ada yang nyungsep di sela2 tempat CD, ada yang kejepit di antara TV sama media rack… hahaha… ternyata selama ini bener2 gue kelewatan si Freya ngapain aja…

Sore ini bakal latihan nyanyi, kegiatan yang keep me sane through all of this.  Mudah2an mulai hari ini, yang tadinya gue cuma bisa ngomong “What life?!”, bisa berubah jadi “What a life!”

20 thoughts on “First Day of Freedom

  1. senangnyaaaa T_____T enjoy seeing (and actually being there) Freya growing up, jangan lupa ajarin ngomong Tante Puni (ato Tapucang, hihi..whichever is fine by me!) dan Oom Antti ya!😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s