Kalau Begini, Baru Gue Setuju…

Biasanya gue gak terlalu ambil pusing dengan isu2 penting di negara ini. Yah, terserah mau nuduh gue apa, tapi gue lebih memilih memusatkan diri melakukan hal2 kecil yang bisa gue lakukan ketimbang koar2 soal hal2 besar. Tapi ada satu isu yang menarik perhatian gue beberapa hari ini, yaitu soal seragam buat para napi koruptor… itu juga mungkin karena ada hubungannya dengan desain, kali…

Well anyway, mendengar dan membaca seperti apa sih rencana pemerintah soal seragam itu… kok gue malah jadi geli:
“Desainnya sedang kami siapkan” –> berarti ada kesempatan mroyek dan korupsi lagi dari proyek ini. Coba, gue pingin tau tuh harga bikin baju sampe milyaran gak… :))
“Warnanya yang mencolok membedakan koruptor dari tahanan2 lainnya” –> er, tapi yang liat sesama tahanan juga apa gunanya ya? Di mana letak efek jera-nya? Yang ada malah jadi privilege bukan, karena pakaian mereka didesain khusus (tak kurang Poppy Dharsono & Ivan Gunawan memperlihatkan desain mereka di infotainment hahaha).

Setengah becanda (berarti setengah serius) gue bilang, kalo mau efek jera mah suruh orang2 yang terbukti korup itu tetap beraktivitas di luar tahanan. Jadi tahanan kota atau apa kek, pake gelang kaki yang kayak di film2… intinya tetap dia harus beraktivitas sebagai biasa… TAPI, dipake tuh seragam… Jadi kalo dia ke kantor, dia malu sama bawahannya… kalo dia ke supermarket, dia malu sama kasirnya… well you get the point-lah. Kalo kata Nyokap gue, diarak aja keliling kota. Hihihi…

Beberapa hari ini gue kepikir, di sini ada gak sih hukuman kerja sosial kayak di film2 Amerika gitu (referensi gue film2 mulu ya hahaha)… Kayanya itu lebih bagus lagi tuh! Kayak di film Step Up (yang pertama), si tokoh cowoknya yang ngancurin auditorium suatu sekolah diharuskan bekerja sebagai tukang bersih2 di sekolah yang dia ancurin itu. Jadi efek malu dan jeranya langsung. Nah, kalo buat koruptor mungkin paling cocok dia kerja sampai upah hasil kerjaannya itu berhasil menyamai uang yang dia korupsi. Misalnya 2 miliar, nah loe rasain aja tuh kapan bisa dapet 2 miliar kalo loe cuma kerja jadi buruh pabrik.

Nah, hari ini baca artikel di bawah ini di detik.com… Mudah2an aja pemerintah nggak keukeuh dengan seragam tahanan menggelikannya dan beralih ke hukuman yang lebih menjerakan ini.

Minggu, 17/08/2008 17:40 WIB
Kerja Sosial Koruptor Bisa Dilakukan di Kampung Nelayan di NTT
Chairina Fatia – detikNews

Jakarta – Hukuman kerja sosial bagi koruptor, seperti bersih-bersih Pasar Induk Kramatjati, perlu didukung. Hukuman ini tidak hanya memberikan efek jera, tapi juga agar mereka bisa merasakan penderitaan rakyat yang haknya telah dirampas oleh penggarong duit rakyat itu.

“Kalau untuk kerja sosial, ICW sangat mendukung. Ini salah satu cara untuk mengembalikkan ke keadaan masyarakat. Agar mereka menyadari uang seperti apa yang telah mereka korupsikan,” ujar Febri Ardiansyah, peneliti hukum ICW, pada detikcom, Minggu (17/8/2008).

Menurut Febri, hukuman itu bisa diterapkan di daerah-daaerah miskin, misalnya di perkampungan nelayan di daerah Nusa Tenggara Timur. Perlu dibuat suatu program yang mewajibkan mereka bekerja di sana. Tidak ada fasilitas apa pun, pokoknya harus sama dengan masyarakat di sana.

Namun usulan seperti ini pasti akan menimbulkan pro dan kontra, ada yang mengganggap melanggar HAM karena terlalu berlebihan.

“Harus hati-hati, sebagian akan mengatakan itu melanggar HAM. Tapi sejauh untuk efek jera, juga untuk memperbaiki pribadi si koruptor dan masih dalam koridor hukum, itu sendiri tidak akan melanggar HAM,” pendapatnya.

Untuk menerapkan ide ini, tinggal menunggu itikad baik dari pemerintah. “Itu bisa diterapkan dan tentu saja membutuhkan aturan yang lebih teknis,” ujarnya.

(crn/nrl)

15 thoughts on “Kalau Begini, Baru Gue Setuju…

  1. sebetul jadi petugas kebersihan jalanan di sepanjang sudirman thamrin dengan baju khusus tentunya lebih menyiksa, apalagi kalau ketemu relasi bisnis dan lain-lain huahahahaha atau suruh bekerja di bantar gebang?, di pintu air mangarai, bersihin sampah yang nyangkut-nyangkut di pintu air seru tuh…

  2. ataw para koruptor itu bisa bagi2 flyer di kantor mereka sebelumnya dengan seragam penjara, gelang kaki penjara dan papan nama di dada mereka bertuliskan:
    PENJAHAT KORUPSI
    terpidana tanggal xx xx xx
    Isi flyer tersebut berisikan nama2 koruptor lain dengan tindak pidana mereka dan hukuman mereka hehehe

  3. di Texas, ada penjara yg DITAKUTI oleh semua Kriminal.
    soalnya, sang Kepala Sipir, TEGAS sekali.
    PERATURAN :
    Siapapun engkau, apapun kejahatannya….. KAU HARUS PAKAI CELANA DALAM DAN BAJU SERAGAM PENJARA warna PINKKKKK

    beneran…….. dijamin turun langsung kok kasus-kasus kriminal

    HIDUP PINKKK!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s